PUBLIKASI PSIKOLOGI (Part II-PUISI)
MENTARI
SENJA
Sayup
cemara melambai menghiasi dirimu
Angin
semilir bermandikan nuansa damai di sore itu
Kemana
hendak dibawa
Masa
depan tak jelas tak menentu
Rambut
lusuh
Baju
usang nan bermandikan debu terminal
Knalpot
bisa kota yang menggantikan sebagian oksigen
Kemana
hendak dibawa cita-citanya
Hanya
okulele yang menemani
Dan
nyanyian sendu
Di
tengah puluhan pasang mata yang menatap
Memaksanya
untuk terus berjuang
Mencari
sesuap nasi untuk kekuatan diri
Oh
mentari senja..
Kemana
mereka akan berlabuh?
Mimpi
menjadi artis adalah lamunannya
Hanya
sepersekian ribu yang akan jadi nyata..
Dari
uluran para dermawan berhati malaikat
Yang
entah dimana keberadaannya..
Komentar
Posting Komentar